Ratusan Warga Gorontalo Masih Mengungsi, Gempa Berpotensi Tsunami Guncang Gorontalo

Ratusan warga Kelurahan Leato Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo yang berada di pesisir pantai Selatan mengungsi ke kantor Sekretariat Tsunami Drill.

Sekretariat Tsunami Drill Provinsi Gorontalo yang berada di perbukitan tersebut dipenuhi warga sejak gempa pertama berkekuatan 7,7 Skala Richter mengguncang wilayah tersebut pukul 01.02 WITA. “Kami ada di pengungsian sejak pukul satu dini hari, karena khawatir bisa terjadi Tsunami,” kata Aisyah, salah seorang pengungsi, Senin (17/11).

Berdasarkan pantauan, pengungsi yang sebagian besar terdiri dari orang lanjut usia dan anak-anak tersebut satu per satu mulai meninggalkan lokasi pengungsian pada pukul 06.00 WITA.

Sebagian warga kembali ke rumahnya masing-masing setelah memperoleh informasi mengenai berakhirnya potensi Tsunami di wilayah itu. Meski demikian, puluhan warga masih enggan meninggalkan lokasi pengungsian, karena khawatir akan adanya gempa susulan. Pukul  05.33 WIB, BMG masih melaporkan adanya  gempa dengan kekuatan 5.1 SR di 140 km BaratLaut Gorontalo, dengan kedalaman 10 Km serta pusat gempa.

Sementara itu, seperti yang dilaporkan sebelumnya warga di sepuluh desa yang ada di Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara juga mengungsi sejak pukul 01.30 WITA ke bukit-bukit yang ada di sekitar rumah mereka.

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Sumalata, Risan Demanto mengatakan ribuan warga yang mengungsi terdapat di desa Deme I, Deme II, Dulukapa, Wubudu, Bulontio Timur, Bulontio Barat, Kasia, Kikia, Buloila dan Buladu.

Hingga berita ini diturunkan. warga di pesisir pantai Utara tersebut belum berani turun, karena mendapat informasi bahwa wilayah itu merupakan pusat gempa tektonik yang terjadi beberapa jam lalu.

Gempa kembali mengguncang wilayah Indonesia. Setelah Yogyakarta dan Bengkulu, gempa juga mengguncang Provinsi Gorontalo, Senin (17/11) pukul 00:02:32.

Menurut Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG), gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) itu terjadi pada 138 kilometer baratlaut Gorontalo pada kedalaman 10 km dan berpotensi terjadinya tsunami.

Hingga berita diturunkan belum ada laporan jatuhnya korban akibat bencana tersebut. Seperti dikutip Antara akibat gempa tersebut suasana Kota Gorontalo termasuk di sekitar Hotel Paradise yang berada di jantung kota sangat panik. Warga yang menginap di hotel tersebut berhamburan keluar, bahkan ada sebagian yang pingsan karena shok. Hingga kini, sebagian besar warga Gorontalo memilih berada di luar ruangan karena masih terjadi gempa susulan.

Sebelumnya, masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya dikejutkan oleh guncangan gempa bumi pada Minggu (16/11) malam, pukul 20 : 36 WIB.

Kepala Seksi Observasi Badan Metereologi dan Geofisika (BMG) Yogyakarta Bambang Subagyo mengatakan, posisi gempa berada di 8,8 lintang selatan dan 110,38 bujur timur, dengan kedalaman 20 kilometer di Samudra Hindia, atau berada di sekitar 96 kilometer barat daya Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta. Getaran gempa berkekuatan 5, 2 Skala Richter itu terasa mulai dari Gunung Kidul, Kota Yogyakarta, hingga Kabupaten Klaten Jawa Tengah.

Menurut Bambang masyarakat tidak perlu khawatir karena pusat gempa berada jauh dari pantai sehingga tidak berpotensi menimbulkan tsunami. “Getarannya memang cukup keras, namun sampai sekarang kami juga belum menerima informasi adanya kerusakan akibat gempa,” katanya.

Sebelumnya, gempa bumi tektonik berkekuatan 5,0 pada Skala Richter (SR) juga mengguncang wilayah barat daya Bintuhan, Bengkulu, Minggu, pukul 15.30 WIB.

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) menyampaikan informasi gempa itu, dipantau dari Palembang, menyebutkan lokasi gempa pada 5.36 derajat Lintang Selatan (LS)-102.32 derajat Bujur Timur (BT), sejauh 133 km barat daya Bintuhan, Bengkulu, terjadi pukul 15.30.03 WIB. Menurut laporan BMG itu, pusat gempa berada pada kedalaman (episentrum) sejauh 83 km. BMG menegaskan, gempa yang terjadi di perairan Bengkulu itu dipastikan tidak menimbulkan ancaman gelombang laut (tsunami).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: